MAGELANG,Tanbunews.com – Berlangsung selama sepekan penuh, Agenda Pemaparan materi selama Magelang Retreat 2025 untuk Kepala Daerah, berakhir setelah menerima pengarahan langsung dari Presiden Jendral TNI (purn) Prabowo Subianto, sekaligus menutup kegiatan Reatreat pada Jum’at (28/02).nnMenurut jadwal dari Sekretariat Retreat, Agenda para kepala daerah pada hari ke tujuh ini akan diisi dengan berbagai kegiatan, termasuk paparan dari Presiden RI ke 6, Prof. Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono dan beberapa Menteri, dilanjutkan mobilisasi dan persiapan Parade Senja, serta Farewell Dinner.nnBupati Bang Arul menyampaikan kesannya selama kegiatan berlangsung, setiap hari mereka sudah memulai persiapan sebelum subuh sampai pukul 21.00 malam.nn”Persiapan dan kegiatan kami dimulai setiap hari sebelum subuh hingga pukul 21.00, belum termasuk jika ada tugas-tugas tambahan,” kata Bupati Bang Arul, disela-sela mengikuti kegiatan Pendakian Gunung Tidar komplek Akmil Magelang Jawa Tengah, Kamis (27/02)nnPara kepala daerah menyerap manfaat beragam materi yang disuguhkan, sehingga memberikan wawasan dan pengalaman baru untuk belajar lebih banyak tentang pengembangan daerah yang berbasis pada inovasi dan keberlanjutan.nnBupati Bang Arul menunjukkan antusiasme yang tinggi selama mengikuti Retret 2025 yang diselenggarakan oleh Pemerintah pusat. Retret ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan dan koordinasi antara pemerintahan daerah dengan kebijakan nasional.nnMenurut Bupati Bang Arul, Retret 2025 ini sangat penting bagi para Kepala Daerah untuk memahami lebih dalam tentang visi dan misi pemerintah pusat yang perlu dijalankan di daerah mereka masing-masing.nn”Saya sangat antusias untuk mengikuti Retret 2025 ini dan memastikan bahwa semua kegiatan dapat diselesaikan sesuai jadwal,” sebut Bupati Bang Arul.nnRetret 2025 ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan komitmen para Kepala Daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan membangun Indonesia yang lebih baik.nnBupati Bang Arul juga menyatakan bahwa kegiatan ini menjadi kesempatan bagi para Kepala Daerah untuk saling bertukar pengalaman dan pemikiran dalam memperbaiki tata kelola pemerintahan di daerah masing-masing.nn”Saya berharap bahwa melalui kegiatan ini, kami dapat terus meningkatkan kualitas pembangunan di daerah, khususnya di Kabupaten Tanah Bumbu dalam mewujudkan Bumi Bersujud yang Maju, Makmur dan Beradab,” tandas Bupati.nnBerikut adalah jadwal acara Magelang Retreat 2025 untuk hari ke tujuh:nn- 04.30 WIB: Bangun dan melaksanakan ibadah masing-masingn- 05.00 WIB: Berpakaian olahraga dan berkumpul di Depan Tenda Sudirman untuk persiapan Giat Terpimpin ke Puncak Gunung Tidarn- 06.00-07.00 WIB: Pembersihan dan sarapan pagin- 07.00-07.30 WIB: Paparan Menteri Dalam Negerin- 07.30-08.00 WIB: Paparan Menteri ATR/BPN dengan moderator Dirjen Bina Pembangunan Daerahn- 08.00-09.00 WIB: Paparan Kepala Badan Gizi Nasional dengan moderator Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipiln- 09.00-10.00 WIB: Paparan Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, Kepala Kantor Staf Kepresidenan, dan Menteri Perumahan dan Permukiman dengan moderator Staf Khusus Menteri Bidang Politik dan Median- 10.00-12.00 WIB: Paparan Menteri Pekerjaan Umum, Menteri Perhubungan, Menteri Energi dan Sumberdaya Mineral, dan Menteri Koperasi dengan moderator Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipiln- 12.00-13.00 WIB: Ishoma (makan siang)n- 13.00-13.30 WIB: Paparan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan dengan moderator Sekretaris Utama BNPPn- 13.30-14.00 WIB: Paparan Menteri Ekonomi Kreatif dengan moderator Sekretaris Utama BNPPn- 14.00-15.30 WIB: Paparan Prof. Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono dengan moderator Menteri Dalam Negerin- 15.30-16.00 WIB: Ishoman- 16.00-17.00 WIB: Mobilisasi dan persiapan Parade Senjan- 17.00-18.15 WIB: Parade Senja yang dipimpin oleh Presiden RIn- 19.00-19.30 WIB: Mobilisasi para Kepala Daerah dan persiapan Farewell Dinnern- 19.30-21.00 WIB: Farewell Dinner di Rukan Husen dengan pakaian PDL Komcadn- 22.00 WIB: IstirahatnnAcara Magelang Retreat 2025 diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan komitmen para Kepala Daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan membangun Indonesia yang lebih baik. (*)